>Memarahi Anak Secara Bijak dalam 4 Cara

>

Salam Sejahtera

         Saya merasa beruntung di beri kesempatan untung menulis di blog Berpikir Positif, Kali ini saya akan membahas tentang cara bijak memarahi anak.

         Ada beberapa cara bijak memarahi anak, diantaranya :

1.Berbicara baik-baik dengan anak di  waktu senggang.
         adakan personal approach (pendekatan pribadi ) dengan anak dengan nada bicara yang lembut.Terkadang orang tua memarahi anak bukan untuk memperbaiki kelakuan anak melainkan melampiaskan amarah.ada baiknya hal itu tidak dilakukan.
2.Ajarkan konsekuensi bukan kecaman
       misalnya  katakan bila anak melakukan kenakalan maka dia uang jajannya dikurangi.
3.Jangan membentak anak
       pernahkah Anda mengatakan ini “Sudah beberapa kali saya katakan jangan lakukan masih saja dilakukan”.apabila Anda membentak anak maka harga diri anak akan jatuh.memang sih terkadang menjadi senjata ampuh untuk membuat anak diam,tapi sebaiknya tidak dilakukan.Jangan lupa tanyakan mengapa anak melakukan perbuatan kenakalan,siapa tahu dibalik kelakuan anak terdapat sikap postif yang ingin dilakukan sekalipun cara anak itu salah.
4.Jangan bilang “jangan”
       Jangan memarahi anak dengan menggunakan kata jangan.Karena anak cenderung tidak mengerti dengan apa yang kita katakan.Sehingga terkadang kita akan mengganggap anak kita itu kepala batu,Sebaiknya gunakan kata lain sebagai contoh apabila Anda ingin melarang anak untuk bermain pasir di luar rumah maka jangan gunakan kalimat ” jangan main pasir di luar !” tapi sebaiknya gunakan kalimat ” Mari sini nak kita main pasir di dalam saja !”
      itulah sedikit tips yang bisa saya berikan semoga bermanfaat.
sumber: jendela keluarga Majalah Hidayatullah tahun 2004
     
Iklan

Diterbitkan oleh

51 thoughts on “>Memarahi Anak Secara Bijak dalam 4 Cara”

  1. >Tips yang bagus.. tidak banyak orang tua yang bijak dalam mensikapi anak kecil.. kadang pandi prihatin kepada anak yang sering dimarahi oleh orang tuannya akan jadi apa anak itu.. kayaknya hidupnya akan penuh tekanan..

  2. >Bner bgt mas, seandaix para org tua ngerti carax kaya di atas mungkin jd beda anak yg di didiknya. Tp jaman sekarang hmpir langka orang tua yg mau memperhatikan. ..trims ya 😉

  3. >Bner bgt mas, seandaix para org tua ngerti carax kaya di atas mungkin jd beda anak yg di didiknya. Tp jaman sekarang hmpir langka orang tua yg mau memperhatikan. ..trims ya 😉

  4. >Bner bgt mas, seandaix para org tua ngerti carax kaya di atas mungkin jd beda anak yg di didiknya. Tp jaman sekarang hmpir langka orang tua yg mau memperhatikan. ..trims ya 😉

  5. >informatif….^^ yup aku juga enggak setuju dengan perkataan kasar kepada anak, berharap jadi ibu terbaik untuk anak2ku nti aamien.bc komen abang di anyin bikin aku tau, dapet ilmu lagi..^^ makasiiiii aku follow, tukeran link sekalian.. 🙂

  6. >anak punya pribadi yang unikkadang orang dewasa suka merasa anak-anak yang harus mengikut pola fikirnya padahal itu kurang tepat adalah lebih bijak kalau orang dewasa mengikut pola fikir anak ketika bersama dengan anakperlu kontrol emosi khususnya ketika sedang melihat anak melakukan kesalahanduh kok saya seperti ibu-ibu yah.. hehheheh

  7. >mengenai kata jangan…..lia sangat menghindari kata2 ini ketika memarahi adik-adik panti pak..masalahnya kalo dibilang jangan.. malah dilakukan ..hehehmakasih pak tipsnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s