>Kerinduan

>Jika kamu punya Cinta Sejati,
maka kamu tidak memerlukan yang lainnya,
tetapi jika kamu tidak punya cinta
maka tidak perduli seberapa banyak yang kamu punyai
Tidak akan berarti

Ketika Cinta telah Hadir
Dan cinta telah bertaut
maka Sekat dan hijab menjadi sirna
Jarak dan waktu tiada Lagi

Cinta yang sebenarnya
Menghidupkan hati
Membangkitkan semangat
dan terpancar lewat amal ibadah

Iklan

Diterbitkan oleh

50 tanggapan untuk “>Kerinduan”

  1. >Duhai kerlip malam bertabur bintang,Engkau adalah teman jiwa dikala sunyi,Engkaulah pendengaran dan penglihatan mata hatiku.Duhai tatap keindahan dikala kelam,Bawalah cahaya itu dari kelopak matanya,Payungilah jiwaku dari pancaran teduhnya,Duhai pesona para dewi,Dimalam ini aku termenung, jemari kerinduan telah membuatku slalu terjaga,Masih setiakah kau menerangi dan menghias malam pekatku ?bagaimana aku mengetahuinya?Ataukah ini hanya ilusi ku semata?!Sampai kapankah ku mesti bertahan?..Bila sayap-sayap cintaku meluruh dan melayu dalam dekapan bunga lainnya,seandainya saja tak kunjung kutemukan bahagia,Dalam cinta yang tersembunyi,Masihkah kau setia mendampingiku hingga nafas terakhirku ?

  2. >Dimensi waktu seakan adalah satu penghalang bagiku untuk meraihmu. Aku merindukan saat dimana aku mampu berkata kepada semesta ini. Aku merindukannya, sepertinya. Bahwa ada yang belum tersentuh embun mahligai itu. Ada saat – saat dimana aku merasakan satu kehilangan keduluan dan keakanan yang aku pernah miliki dan rindukan sebelum aku sampai di titik ini. Suatu perasaan rindu yang begitu mengggebu di dalam akal dan otaku hinga kesumsum tulang belakangku, sehingga menjadi refleks bawah sadarku yang menggelorakan otot – otot pembungkus tulangku ini gemetar menantikan saat – saat itu tiba. Membakar darah dan memacu detak jantung untuk mensuplai tenaga keseluruh penjuru organ tubuh, untuk mengejar kerinduan.

  3. >Saat desir anginberbisik lembut menyapakuSekelebat bayangmumenari di mataku… Batinkuseringkali nyanyikansyair kerinduantentangmu… Meski terkadang…Jiwaku seakan melayang tanpa asa,Membumbung jauh ke angkasa,Mencari dengar segala tentangmu,Dan mimpiku… Namun…Seketika itu jua angan tuk bersamamu kembali sarati setiap pilar hatiku… Menanti hadirmu terkadang menyiksaJiwa dan batinkuNamun ntah kenapaAku masih menikmati semua itu…Sembari berharap semogasegera menjadi nyata…

  4. >Belum pernah aku merasakan ruangan ini terasa begitu luas, hingga jari jemariku seakan tak sanggup untuk meraihnya dalam sekejap, meski kusadari dengan sadar sesadar – sadarnya bahwa memang di sana butuh perjuangan yang tidak sedikit dan tidak sebentar.“Aku,” kata Sayyid Quthb, “Tidak lagi takut pada kematian, meskipun ia datang seketika. Begitu, salah satu ekspresi kerinduan.Bahkan, syurgapun merindukan calon penghuninya, pembaca qur’an, penjaga lidah, pemberi makan yang kelaparan dan ahli shaum ramadhan.Maka, salahkah aku yang merasakan kerinduan ini ?Aku pasrahkan segalanya kepada Allah SWT, dan aku senantiasa mengharapkan rahmat dan ampunanNya. Adapun tentang hukuman dan siksaanNya, aku tidak resah dan gelisah karenanya. Aku yakin bahwa hukuman itu tepat dan ganjaran itu adil, dan aku sudah membiasakan diri menanggung resiko atas amal perbuatanku, baik itu kebajikan maupun keburukan. Maka sudah barang tentu aku akan menanggung hukuman atas kesalahanku itu di pengadilan Yaumal Hisab…”“Dengarkanlah aku yang setia di hatimuKehadiranmu sungguh berharga bagikuMaka jangan terlalu lama engkau jauhJauh dipandangan mataku”

  5. >Duhai cinta….Selama mawar masih merekah dimusim semi ,Selama mentari masih bersinar dari tiap sudut-sudut langit,Disetiap denyut nadiku,dari setiap aliran serta hembusan nafasku ,Engkaulah air kehidupan serta benih-benih harapku selamanya bersemi. Duhai kerlip malam bertabur bintang,Engkau adalah teman jiwa dikala sunyi,Engkaulah pendengaran dan penglihatan mata hatiku.Duhai tatap keindahan dikala kelam,Bawalah cahaya itu dari kelopak matanya,Payungilah jiwaku dari pancaran teduhnya,

  6. >duhai ROBBI…bimbing diri ini menuju cinta-MU..menggapai mahligai mahabah rasul-MUjadikan getar-getar kidung ini terpatri dalam diri siapapun yang mampu menitiskannya dalam guratan qalbu…..duhai ROBBI..ingin kami memiliki rasa rindu tak terperi akan cinta-MU..rindu yang menghanyutkan qalbu untuk selalu mengingat-MUbilakah rindu ini berlabuh dalam pantai kasih-MUsahabat…mari kita renungkan..setiap syair kerinduan dawai hati..semoga rindu kita pada ILLAHI..semakin dalam dan tak terkalahkan dengan rasa rindu kepada makhluk-NYA

  7. >Cinta sejati tak kan terganti oleh burung merpati; Cinta sejati itu bagaikan dalamnya laut yang berisi pemandangan penuh pesona, warna warna dan penuh misteri….., Cinta oh cinta benar-benar misteri yang hinggap dalam sanubari y bersemi dihawa nan tatapan penuh pelangi

  8. >Jika kamu punya Cinta Sejati,maka kamu tidak memerlukan yang lainnya,tetapi jika kamu tidak punya cintamaka tidak perduli seberapa banyak yang kamu punyaiTidak akan berartiSetuju banget dg kalimat di atas Bang… Mantap !

  9. >ketika seseorang sudah tidak punya apa-apa, hanya cinta sejati yang dia miliki. Kadang ada orang yang mau mengorbankan segala yang dia miliki, demi cinta sejati, padahal apa yang sudah dia miliki begitu susah mendapatkannya.

  10. >so sweet, cinta semakin dicari semakin tak kan dimengerti,karena cinta hanya ada dalam kejernihan hatitiada bersudut tiada berjasad tiada berwarnayang hadir menggerakan hidup dan menghidupkan geraksepanjang masa tiada jedahalah kesetrum.. kabuurrr

  11. >pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s