>Anak Kecil Berdamai dengan Kesusahan

>

Berjalan  berteman sepi
Debu menjadi pelengkap
Meninggalkan lusuh pada pakaian dekil
Panas menembus kepala
 
Menyusuri trotoar yang seperti tak berujung
dari tempat sampah ke tempat sampah lainnya
Ah dunia begitu keras dikau terhadapku
lelaki kecil berumur 6 tahun

aku tak menuntut banyak 
tak pernah bermimpi indah
sekolah ataupun taman bermain
RSBI atau Trans Studio

Hanya ingin gelas mineral, kardus bekas atau plastik 
ya hanya ingin mereka memenuhi karung kotorku
agar ibuku yang sakit bisa beli obat dan aku bisa menyambung hidup hari ini
Besok, lusa, minggu depan entah

Saya sebagai seorang guru nggak muluk-muluk cuma bisa berharap  bahwa suatu hari nanti semua anak usia sekolah bisa mengenyam pendidikan. Tidak ada lagi yang jadi pengemis, pemulung atau bahkan pengamen itu saja.

Hari ini tepatnya tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Keprihatinan terhadap pentingnya pendidikan karakter kepada anak Indonesia memantik kesadaran pemerintah mencanangkan Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2010.

Saya bersama 25 sahabat lainnya yang daftarnya dapat dilihat disini, bersama-sama mendukung Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2010. mengadakan posting kolaborasi.


Selamat Hari Anak Nasional

Iklan

Diterbitkan oleh

53 tanggapan untuk “>Anak Kecil Berdamai dengan Kesusahan”

  1. >Sebuah kehormatan Dik Munir bisa ikutan,… terima kasih banyak.Mudah2han sumbang saran, opini, atau uneg-uneg yang kita tulis nantinya bisa menjadi sumber referensi dan instropeksi untuk lebih mendorong kepedulian kita terhadap Anak Indonesia sebagai pewaris dan penerus cita-cita bangsa.

  2. >Sisihkan rejeki kita untuk mereka, utamakan dulu yang ada dilingkungan kita, Alhamdulillah bila diambil sebagai anak asuh!Semoga kita bisa memberi kebahagiaan kepada mereka!

  3. >Assalamualaikum Wr.WbSalam nge-BlogSemoga doa-doa kita dikabulkan ya kak..Saya jugaselalu miris melihat banyaknya nak-anak di Indo yg tidak bisa mengenyam pendidikan,,,,Di desa saya banyak malah..Semoga hari ini 23 July menjadi gebrakan baru bagi kita..u/ lebih peduli kpd anak-anak..kepada pewaris bangsa..karena di tangan merekalah nantinya bangsa ini akan di atur..Oh ya,Perkenalkan, saya bloger dari catatanbumi.co.ccLama saya melirik duni perblogeran.S/d akhirnya saya membuat catatanbumi.co.ccPanggi saja saya Bumi Al Fattah.Silahkan datang, dan ambil hadiah spesial khusus untuk bloger spesial dan senior seperti kakak.Saya mohon bimbingannya….dan saya tunggu kunjungan perdananyaSilahkan…. – – – catatanbumi.co.cc – – –

  4. >Di usia nya yang dini seharussnya mereka mmenikmat masa kanak kanakdengan ceria namun sudah harus bekerja keras….semoga mereka kelak mendapatkan apa ayng ia impikan di kemudia hari..

  5. >Hiks…hiks…. jadi ingat masa kecilku…yang pernah juga keliling membawa karung …mencari barang2 bekas yang bisa di jual lagi dari temapat sampah ke tempat sampah lain.. semoga tidak terlalu banyak kini yang merasakannya….T_T

  6. >Anak bodoh tak perlu sekolah, hanya buang-buang biaya. sekolah itu mahal! demikian sebagian orang tua berpendapat. tanpa sadar mereka melanggengkan tradisi bodoh dalam keluarganya. semestinya anak bodoh justru harus disekolahkan agar pintar. sayangnya, cara pandang sebagian orang yang terkadang 'bangga' dengan kemiskinan sengaja memakai alasan kemiskinannya untuk mengganjal langkah anaknya ke sekolah. Harapan yang sama, semoga mulai hari ini kesilapan orang tua akan pendidikan bagi anak-anaknya menjadi sebuah kesadaran bahwa kebutuhan anak-anak adalah tanggung jawab kita selaku orang tuanya, jangan terlalu libatkan anak dalam masalah orang tua, toh nanti mereka juga akan sadar dan mengerti dengan sendirinya.

  7. >kadanag aku berpikir,sama sekali bukan keinginan mereka untuk hidup susah seperti itu,mereka pantas hidup lebih layak.Mari bersama kita bantu anak – anak yang kurang mampu.Buat mereka tersenyum…karena kebahagiaan mereka,kebahagiaan kita juga.

  8. >Banyak sekali 'PR' yang harus dikerjakan oleh bangsa ini. Semoga bangsa Indonesia dengan cepat dapat meraih kemajuan dan kesejahteraan. Namun dengan kondisi seperti saat ini, tampaknya jalan itu masih panjang. Banyak dari saudara-saudara kita yang memerlukan uluran tangan. Alangkah bahagianya mereka yang dapat 'berbagi' dengan sesamanya yang dilanda kemiskinan dan duka nestapa.

  9. >Keren pak puisinya, tp sayang gak sekeren yang diceritakan. Kasian ya, masih banyak anak anak seperti itu diIndonesia ini.Ah semoga saja banyak juga yang peduli kepada mereka, biar pada bisa sekolah, bisa bertempat tinggal yang layak dan bisa menyongsong masa depan yang baik juga.Selamat hari anak nasional.

  10. >semoga anak2 indonesia bisa mempunyai masa depan yg lebih baik, dgn terbukanya kesempatan belajar bagi mereka.miris melihat nasib anak2 yang seharusnya bersekolah, namun hrs mencari sesuap nasi utk diri sendiri dan ortunya.salam

  11. >salam sobatsip ikut posting kolaborasi HARI ANAK NASIONAL.semoga anak-anak Indonesia lebih baik dari segalanya.saya di S.A juga mendukung GERAKAN NASIONAL SAYANG ANAK.

  12. >anak2 adalah pewaris sah negeri ini, pak. sungguh celaka mereka yang sewenang-wenang merebut dan membunuh masa depan mereka. semoga kita bisa dekat dg anak2 dg tak henti2nya menyentuh mereka dg perhatian dan kasih sayang. dirgahayu anak indonesia!

  13. >seharusnya nasib anak itu tidak harus seperti itu, peran orang tua juga sangat penting, dan betul apa yg dikatakan komentarnya Abi Sabila, kadang orang tua suka sekali dengan menggunakan kata tidak mampu sebagai pengganjal langkah anaknya, memprihatinkan.Saya senang sekali ada seorang blogger seperti mas munir ini peduli dengan nasib anak anak bangsa ini, saya dukung mas !

  14. >sayang anak, tidak hanya terbatas pada orang yang sudah menikah kan mas.. he he.. yang pasti respon terhadap kisah anak2 yang terlantar di negeri sendiri, masih kalah jauh popularitasnya dibandingkan kisah anak palestina: negeri yang letaknya ribuan kilometer dari jembatan semanggi..

  15. >….Aku mungkin hanya bisa bermimpi…Walau hati ingin mimpi menjadi kenyataan..Apalah daya, keadaan mendekatkan Aku pada kemiskinan……….Walaupun hanya sebuah mimpi…Aku ingin seperti anda..mengenal pendidikan dan tehnologi…Susah dan senang hanyalah batas pandangan…Hidup lebih bermakna, jika ada keberkahan..

  16. >sedih skl..,tp itulah kondisi real bgs kt, smg u d ms dtg, mkn berkurang kondisi tsb….tfs teman, u mengingatkan kt lbh care lg pd kondisi spt mrk…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s