>Situasi Terbaru Merapi

>

Jumat . Semalam Letusan Gunung Merapi yang kuat dengan kepulan asap yang mencapai ketinggian 5 km diangkasa menciptakan susasana kepanikan luar biasa,  upaya penanganan bencana pada hari Jumat setelah ledakan gas panas dan puing-puing menewaskan puluhan orang dan membuat lebih dari 160.000 penduduk desa mengungsi  diri ke kamp-kamp evakuasi yang telah disiapkan sebelumnya

Setidaknya 64 orang tewas akibat letusan terbaru, yang sejauh ini terbesar sejak gunung berapi di pusat Pulau Jawa  mulai menyemburkan abu dan gas pada 26 Oktober. Letusan terbaru membawa korban tewas total 109, kata Andi Arief, penasihat bencana kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Letusan mengirim aliran piroklastik gas super panas berupa awan panas (wedus gembel) dengan suhu 600 derajat Celcius dan puing-puing serta debu vulkanik melalui lereng merapi . Puluhan ribu bergegas dievakuasi meninggalkan kamp-kamp yang sebelumnya dianggap aman  jarak batas aman yang semula 10 km diperluas menjadi 15 km.

Presiden SBY sendiri telah mengeluarkan instruksi untuk memaksa penduduk yang tidak ingin dievakuasi, tetapi masih banyak penduduk yang penduduk yang keberatan mengungsi dengan alasan belum mendapat wangsit dari sesepuh atau leluhur. Sehingga mengakibatkan beberapa desa yang terbakar dengan korban yang meninggal atau selamat tetapi dengan luka bakar serius. Sementara debu dari letusan gunung merapi sendiri telah sampai di daerah Tasikmalaya.

Media luar negeri sendiri juga telah memberikan perhatian serius terhadap bencana ini seperti CNN, New York Times, Washington Post semua mengulas tentang letusan gunung Merapi

Iklan

Diterbitkan oleh

Satu tanggapan untuk “>Situasi Terbaru Merapi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s